Namun, sekitar 25 menit setelah lepas sandar tepatnya pukul 16.25 WITA-sistem mesin utama kapal mendadak mengalami gangguan di tengah lintasan. Akibatnya kapal kehilangan daya gerak hingga hanyut terbawa arus ke arah selatan Selat Bali. Saat insiden terjadi, cuaca terpantau cerah dengan kondisi gelombang dan angin berkategori sedang.

Novix menyampaikan, merespon situasi darurat tersebut, tim gabungan bergerak melakukan evakuasi pada pukul 17.00 WITA, KMP Prima Jaya 9 dikerahkan menuju titik koordinat kapal.

"Ada komunikasi terkait peristiwa tersebut, setelah diketahui titik koordinat. KMP Prima Jaya 9 dikerahkan untuk melakukan evakuasi penumpang," jelas Novix.

Setelah seluruh penumpang terevakuasi dengan aman, tindakan dilanjutkan dengan pendampingan penarikan penyeberangan. Sekitar pukul 20.00 WITA, KMP Perkasa Prima 5 yang diawaki 13 kru akhirnya berhasil sandar di Pelabuhan LCM Ketapang dengan pendampingan KMP Prima Jaya 9. seluruh armada kendaraan penumpang pun dalam proses penurunan di pelabuhan tujuan.