Houthi mengatakan intensitas serangan militer Saudi ke Yaman melonjak dalam beberapa hari terakhir. Dalam sepekan, Saudi telah telah melepaskan 300 serangan ke wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.

Perang ini dimulai pada 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Perang sempat mereda sejak 2022 namun kembali memanas secara drastis pada bulan Juli.

Sejak 2015, Arab Saudi telah memimpin koalisi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Intervensi tersebut memperluas eskalasi perang dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia di negara miskin tersebut.

Bulan ini, Houthi, yang telah menguasai sebagian besar wilayah berpopulasi di Yaman melancarkan serangan kilat untuk menguasai seluruh pesisir Laut Merah Yaman, memberikan mereka kendali atas Selat Bab al-Mandab yang sangat vital.