Pada penelitiannya, Collins mengumpulkan 10 pasang sampel terumbu karang yang telah memutih dan masih sehat dari jenis yang sama atau identik. Lima pasang ia letakkan menempel bersentuhan, sementara lima lainnya diletakkan dengan celah beberapa milimeter.

Terumbu karang memutih yang diletakkan bersentuhan dengan yang sehat pulih sepenuhnya dalam 7 pekan, sementara terumbu karang memutih yang tidak bersentuhan dengan yang sehat berakhir mati.

"Jaringan mereka menyatu jika berasal dari klon yang sama. Kita melihat sesuatu yang serupa pada manusia. Transplantasi organ seringkali berhasil jika pendonor adalah pasangan kembar identiknya," kata profesor kelautan di Doerr School of Sustainability, Steve Palumbi.

Para peneliti menemukan saluran mikroskopis di jaringan karang tak lama setelah bersentuhan, menciptakan jalur transportasi antar karang. Alga dan nutrisi yang dihasilkannya mengalir melalui saluran-saluran ini.

Mereka mengamati bahwa durasi memengaruhi tingkat pemulihan, alga mulai berpindah dari terumbu karang yang sehat ke terumbu karang yang telah memutih dalam waktu tiga hari setelah mereka bersentuhan.

Pasangan terumbu karang yang dipisahkan setelah 5-7 hari bersentuhan diketahui mampu menerima cukup alga untuk menyelesaikan pemulihannya sendiri. Terumbu karang tersebut hanya membutuhkan waktu 7 pekan setelah dipisahkan untuk pulih sepenuhnya.