Rony mengatakan penempatan personel akan dikoordinasikan dengan BKSDA untuk menyesuaikan kebutuhan pemadaman di lapangan, termasuk menjangkau titik api yang berada jauh di dalam kawasan hutan.

Selain itu, Polda Sumsel mengerahkan sekitar 100 personel dari sejumlah polres yang wilayahnya memiliki potensi karhutla lebih rendah untuk membantu pemadaman darat di OKI.

Penambahan tersebut melengkapi 1.066 personel Polri yang telah berada di lapangan, serta dukungan tambahan dari Kapolri berupa 206 personel Brimob dan 11 personel dari bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

Menurut Rony, pemadaman karhutla di SM Padang Sugihan menghadapi kendala berupa berkurangnya sumber air dan lokasi titik api yang berada jauh di dalam kawasan hutan.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim pemadam darat telah menyiapkan 329 gulung selang pemadam dengan panjang masing-masing 30 meter serta tangki air darurat atau collapsible tank sebagai tempat penampungan dan pasokan air.