Ia mengatakan kondisi lahan yang sangat kering juga berpotensi memunculkan kembali titik api di lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan.
"Titik kebakaran di kawasan suaka ini adalah titik yang tadinya sudah dipadamkan, tapi karena kering luar biasa, kayu bergesek bisa menimbulkan sumber api baru," ujarnya.
Selain pemadaman darat, upaya penanganan karhutla juga didukung operasi pengeboman air atau water bombing sebanyak lima sorti.
Rony menegaskan Polda Sumsel terus mengoptimalkan penanganan karhutla melalui edukasi kepada masyarakat, patroli pencegahan, serta penegakan hukum bersama kejaksaan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
"Semua komponen bangsa yang ada di Sumatera Selatan ini harus bergerak bersama-sama untuk menanggulangi karhutla dari semua lini," katanya.