"Ya mungkin kasus ini awalnya sih, kejadiannya awalnya sempat ada kejadian toa ini suaranya kencang sekali," ucapnya.

"Dan ini-ini menyasar tetangganya yang terduga, yang kita suspect itu terganggu," tambah dia.

Saat itu pihak yayasan atau pengelola masjid menyampaikan permintaan maaf karena ada masalah dalam pengaturan suara. Meski masih berfungsi, Bambang mengatakan pihaknya akan mengganti toa yang berlubang dengan unit baru.

"Insyaallah nanti dalam waktu dekat akan saya ganti. Kita ganti, saya udah sepakat sama Pak Camat tadi," tuturnya.