Menurutnya, yang tak kalah penting, Porprov juga menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat rasa kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan, serta jiwa korsa di antara seluruh insan olahraga.

"Para atlet dan ofisial jangan mempunyai ego sektoral, gunakan media ini untuk saling menghormati, wasit juga tidak boleh memihak, berikan yang terbaik," tambah Luthfi.

Selain itu, Porprov diharapkan juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat, terutama bagi tuan rumah, baik dari sisi UMKM, okupansi perhotelan, hingga pariwisata.

Tahun ini, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah Porprov.