"Dari La Liga, kami sangat menyesali pernyataan Kylian Mbappe yang telah menimbulkan ketidaknyamanan dan penyinggungan di China."

"Kami memahami kerugian yang ditimbulkan dan, atas nama La Liga, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada masyarakat China," kata Tebas dilansir dari Daily Mail.

Ia menambahkan bahwa hubungan kemitraan antara La Liga dan Negeri Tirai Bambu telah dibina berdasarkan asas saling menghormati selama bertahun-tahun.

Pihak La Liga tidak ingin insiden individu merusak ikatan strategis yang melibatkan puluhan klub serta jutaan penggemar.

Tebas memastikan tengah mengambil tindakan konkret guna memulihkan kepercayaan publik China. Pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan seluruh mitra penyiaran dan lembaga olahraga setempat agar hubungan kerja sama dapat kembali berjalan normal.