"Selama bertahun-tahun, kami telah membangun hubungan saling menghormati, percaya, dan bekerja sama dengan China, otoritasnya, lembaga olahraganya, operator audiovisualnya, serta jutaan penggemar sepak bola Spanyol," jelas Tebas.
"Kami tidak boleh membiarkan tindakan individu ternoda hubungan tersebut atau merugikan lebih dari 20 klub di kompetisi profesional kami dan jutaan penggemar China," sambungnya.
Langkah tanggap tersebut dilakukan demi melindungi kepentingan komersial, juga hak siar seluruh klub kasta teratas Spanyol.
Kampanye negosiasi dipercepat setelah stasiun televisi pemerintah China mengancam bakal membekukan seluruh tayangan menyangkut Liga Spanyol.