Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Produsen ponsel mulai gunakan chip memori bekas untuk atasi kelangkaan
Produsen ponsel pintar dilaporkan mulai mengadopsi langkah alternatif dengan memanfaatkan Dynamic Random-Access Memory (DRAM) daur ulang dari perangkat bekas guna m
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 08:20 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Kendati dapat mengamankan target produksi, penggunaan komponen bekas ini disebut memicu kekhawatiran terkait tingkat keandalan gawai dalam jangka panjang.
Chip memori yang telah beroperasi selama lima hingga enam tahun rentan mengalami degradasi sel, yang berisiko meningkatkan potensi kesalahan data serta penurunan kinerja perangkat keras.
Krisis kelangkaan chip memori ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga melampaui tahun 2027.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.