Kendati dapat mengamankan target produksi, penggunaan komponen bekas ini disebut memicu kekhawatiran terkait tingkat keandalan gawai dalam jangka panjang.

Chip memori yang telah beroperasi selama lima hingga enam tahun rentan mengalami degradasi sel, yang berisiko meningkatkan potensi kesalahan data serta penurunan kinerja perangkat keras.

Krisis kelangkaan chip memori ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga melampaui tahun 2027.