NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mengambil langkah tegas dalam membenahi internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Salah satunya melalui perombakan besar-besaran terhadap penempatan para pegawai pajak sebagai upaya pembersihan internal dan optimalisasi penerimaan negara.

Ia mengatakan sering merombak susunan pejabat di tingkat eselon II, eselon III, hingga eselon IV. Dalam hal ini pegawai dengan kinerja kurang baik dipindahkan ke daerah, sementara pegawai berprestasi ditempatkan di kantor-kantor penerimaan pajak skala besar untuk memaksimalkan tax collection.

"Kan masyarakat sudah tahu sering bocor sana-sini. Misalnya saya periksa lah kira-kira pejabat mana yang sering mengerjakan hal-hal yang negatif, saya reorganize. Hampir semua orang pajak, eselon II, eselon III, eselon IV saya kocok ulang, saya pindahin yang kurang baik ke daerah, yang baik ke pusat-pusat yang pengumpulan pajaknya besar, kantor-kantor pajak besar," papar Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis kemarin.

Lebih lanjut, Purbaya juga membeberkan dirinya telah melakukan pemetaan atas jajaran pejabat yang terindikasi melakukan tindakan pelanggaran. Bahkan khusus untuk penanganan dugaan penyimpangan pada jenis pajak tertentu, ia membuat daftar peringkat (ranking) lima pegawai yang paling dicurigai bermasalah untuk ditindak lanjut.