Di tengah gelombang kritik yang mengalir deras, Raffi Ahmad menegaskan, tetap menaruh respek terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada momentum Hari Sumpah Pemuda sebelumnya.
"Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting," ujar Raffi.
Menutup keterangannya, Raffi Ahmad menyatakan sikap terbuka terhadap setiap bentuk masukan dan evaluasi dari masyarakat. Meskipun begitu, ia menggarisbawahi kritik yang dialamatkan kepadanya semestinya berlandaskan fakta, bukan sekadar tuduhan maupun fitnah.