NADIKABAR.COM — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat akan melakukan peninggian jalur rel kereta api di tim redaksi Stasiun Tanggulangin dan Stasiun Porong, Sidoarjo. Jalur tersebut berada di kawasan yang berdekatan dengan semburan lumpur Lapindo.
Peninggian rel dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api, terutama menjelang musim hujan. Pasalnya, kawasan tersebut mengalami penurunan tanah yang terus berlangsung.
Humas DJKA Ditjen Perkeretaapian, Alfaviega Septian Pravangasta mengatakan, penanganan berupa peninggian rel telah dilakukan secara rutin bersama PT KAI sejak 2009.
"Secara umum jalur dan rel masih aman serta layak digunakan untuk operasional kereta api. Namun, karena kondisi tanah terus mengalami penurunan, peninggian rel perlu dilakukan secara berkala," ujar Alfaviega di Siring Poring, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan data yang diperoleh, penurunan tanah di sekitar jalur rel tersebut diperkirakan mencapai sekitar 0,5 meter setiap tahun. Karena itu, peninggian rel kali ini diperkirakan bisa mencapai sekitar 1 meter.
Menurut Alfaviega, langkah tersebut sekaligus untuk mengantisipasi penurunan tanah yang terjadi di wilayah tersebut. Selain itu, jalur rel juga kerap mengalami genangan dan meluber ketika hujan dengan intensitas tinggi.