"(Kondisi korban) sambil berjalan berobat karena sudah di ronsen karena dadanya sakit. (pelaku) anak di bawah umur nyaris dikeroyok warga, tapi pak Iwan berteriak melarang," beber Ramli.
Ramli mengatakan, pelaku yang menabrak Bripka Iwan telah diserahkan kembali kepada orang tuanya usai mendapat pembinaan di Polsek Tinambung.
"Pelaku sudah mendapat pembinaan di Polsek dan dikembalikan kepada orang tuanya," tandasnya.
Dia memastikan penindakan terhadap aksi balap liar akan terus dilakukan karena kegiatan tersebut sangat meresahkan. Selain membahayakan diri sendiri juga pengguna jalan.
"Kami tidak ingin aksi balap liar terjadi dan mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. Kami menghimbau para pemuda untuk tidak melakukan balap liar, selain mengganggu kenyamanan masyarakat, tindakan tersebut juga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.