NADIKABAR.COM — Penerapan retribusi Daya Tarik Wisata (DTW) di Nusa Penida, Klungkung, Bali, belum berjalan mulus. Baru tiga hari diterapkan, sistem retribusi sudah diwarnai penumpukan wisatawan, jaringan internet mati, hingga keluhan soal atribut petugas di loket.

Retribusi tersebut mulai diterapkan Pemkab Klungkung sejak 1 September. Sejumlah kendala teknis pun muncul di lapangan dan dikeluhkan wisatawan serta para pelaku usaha pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya mengatakan pihaknya terus melakukan perbaikan teknis di lapangan. Sosialisasi terkait digitalisasi dan pembelian tiket sebelum wisatawan tiba di DTW juga akan terus dilakukan.

"Sosialisasi ke DTW akan terus kami gencarkan. Kita juga akan menyiapkan sticker barcode untuk percepatan pembelian sebelum ke DTW," terang Mahajaya pada NadiKabar, Kamis (3/9/2026).

Mahajaya juga tak membantah adanya kendala jaringan internet di kawasan DTW. Kondisi tersebut menjadi salah satu hambatan bagi wisatawan yang hendak membeli tiket masuk secara online.