"Kemarin memang listrik sempat mati sekitat 30 menit karena ada perbaikan jaringan. Tapi sekarang kondisinya sudah aman," terangnya.
Selain persoalan jaringan, atribut petugas jaga loket di setiap DTW juga menjadi bagian dari kendala teknis yang akan dievaluasi. Evaluasi dilakukan untuk menyesuaikan penerapan aturan dengan kondisi nyata di lapangan, terlebih aturan tersebut baru diterapkan.
Sebelumnya, Mahajaya menjelaskan penumpukan wisatawan di loket retribusi terjadi karena banyak wisatawan yang baru membeli tiket secara langsung saat tiba di lokasi. Situasi semakin padat karena mayoritas wisatawan datang bersama driver tanpa didampingi pemandu wisata (guide).
"Kalau mereka belinya online atau tidak di lokasi DTW, pas keberangkatan kemungkinan tidak macet karena tinggal scan-scan saja. Tapi ini kan karena belinya langsung di tempat," ujar Mahajaya.