NADIKABAR.COM — Reza Rahadian mengaku sedih melihat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga kini. Ia meyakini ada faktor lain di balik kebakaran yang tak kunjung berhenti.

Ia juga menilai penetapan status bencana nasional menjadi hal penting lantaran dapat membuka ruang bagi lebih banyak organisasi untuk terlibat dalam penanganan karhutla, termasuk melalui bantuan logistik dan teknologi.

"I'm very upset, gitu. Buat saya, sulit untuk mengatakan bahwa ini penuh hanya karena kehendak alam, gitu ya," ujar Reza di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/10).

"Ini kenapa pentingnya bagi saya, ya, status bencana nasional itu sebenarnya tidak mendegradasi nilai apa pun."

"Tapi membuka ruang atas partisipasi lebih banyak organisasi di luar mungkin, untuk kemudian bisa berbondong-bondong memberikan bantuan, baik logistik, teknologi yang terbarukan, dan lain-lain," sambungnya.

Reza turut memahami proses penelusuran pihak yang bertanggung jawab atas karhutla telah berjalan. Namun, menurutnya penanganan karhutla yang telah dilakukan perlu ditingkatkan agar dampak kebakaran dapat diminimalkan.

"Jadi saya membaca beberapa di kanal-kanal berita, prosesnya memang sudah berjalan, proses untuk mencari siapa dalang di balik peristiwa tersebut. Tapi kan kita sekarang enggak hanya harus fokus di situ, tapi kita harus fokus pada mitigasinya.