"Kita terus mendorong agar mekanisme mobilisasi pendanaan global dan pembagian keuntungan dari pemanfaatan sumber daya genetik dapat berjalan secara adil dan transparan, sehingga negara-negara berkembang pemilik megabiodiversitas mendapatkan dukungan yang memadai," kata Noer Adi.

Dia menjelaskan Indonesia di kesempatan itu memamerkan tiga terobosan pendanaan keanekaragaman hayati yaitu kajian dan proyek percontohan Taskforce on Nature-related Financial Disclosures (TNFD).

Tutur dipaparkan pula pengembangan platform KIRANAS bersama Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) untuk menggerakkan partisipasi sektor swasta. dan penerapan biodiversity budget tagging melalui sistem KRISNA guna menajamkan pemantauan alokasi fiskal pemerintah untuk pelestarian alam.