NADIKABAR.COM — Sebanyak 2.300 penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat di Kota Magelang dicoret. Penyebabnya mayoritas terindikasi judi online (judol).

Adapun jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Magelang di tahap dua mencapai 4.051.

"Yang jelas sekarang dari 4.051 data KPM-PKH di tahap dua sekarang yang existing menerima bantuan per akhir atau per 1 ini (tadi pagi) kami cek jumlahnya untuk PKH tinggal 1.730," kata Ketua Tim PKH Kota Magelang, Taufiq Hendra Wicaksono saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Kota Magelang, Selasa (1/9/2026).

"Iya, separuh lebih. Kurang lebih ada 2.300 yang dinonaktifkan. Keluar kepesertaan karena kondisi tertentu, hahasanya dicoret," sambungnya.

Alasan pencoretan tersebut, kata Taufiq, pertama karena kenaikan desil.