"Ada perubahan Desil, ada exclude bansos. Nah, yang ramai itu terkait dengan penghentian bansos karena terindikasi 'judol' dalam satu keluarga itu," ujarnya.

Bagi KPM yang terindikasi judi online, sistem secara otomatis akan memberikan tanda atau peringatan yang berujung pada penghentian sementara bantuan. Ia mengatakan pemerintah memberlakukan mekanisme ketat bagi mereka yang masuk dalam daftar hitam tersebut.

"Terkait indikasi judol, sudah ada mekanismenya. Dilakukan klarifikasi, kemudian dia stop (bantuannya). Jika ingin aktif kembali, harus melalui proses sanggahan dan pembaruan data yang sangat ketat," tegasnya.

Selain faktor judi online, Samsu menjelaskan perubahan status ekonomi (Desil) masyarakat juga dipengaruhi oleh pemadanan data dengan BKKBN dan keterlibatan anggota keluarga dalam pekerjaan formal.