Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta (41), mengatakan dirinya mengetahui kejadian setelah didatangi anak korban yang meminta pertolongan. Saat tiba di lokasi, sejumlah korban sudah berada di depan rumah dengan kondisi mengalami luka bakar.
Dirinya mengatakan enam korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Tiga korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi, sedangkan tiga lainnya dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika.
Menurut ia kebakaran diduga terjadi ketika ibu korban sedang memasak nasi. Tabung gas disebut mengalami kebocoran. Saat hendak mengganti atau memperbaiki tabung, api diduga muncul sehingga menyambar dan membakar orang-orang yang berada di dalam satu ruangan.
"Gasnya bocor, terus dia mau ganti, ternyata sudah ada api. Sudah kena semua langsung satu ruangan," katanya.
Suta mengatakan dua korban yang meninggal mengalami luka bakar sangat parah dengan luas luka lebih dari 90 persen. "Dua korban yang meninggal itu luka bakarnya di atas 90 persen, sudah full, kayaknya sudah 100 persen," ujarnya.