NADIKABAR.COM — laki diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) dalam sepekan terakhir. Kedua korban sempat dinyatakan hilang sebelum ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal.

Buaya awalnya menyerang siswa SMP bernama Sinjo (15) di Lingkungan Batu Sitanduk, Kelurahan Tobadak, Kecamatan Tobadak, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 17.16 Wita. Saat itu korban turun ke sungai pada kedalaman sekitar 40 sentimeter (cm).

"Setelah turun di air, sekitar kedalaman sekitar lutut atau kurang lebih 40 sentimeter, berselang beberapa waktu, anak tersebut diterkam oleh buaya, ditarik turun (ke dalam air)," ujar Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Mateng, Hamka kepada wartawan, Selasa (18/8).

Korban saat itu sempat berteriak meminta tolong kepada kakaknya. Melihat adiknya diseret buaya, kakak perempuan korban berusaha memukul hewan predator tersebut sambil berteriak meminta tolong ke warga.

"Akhirnya saudaranya sempat memukul buaya tersebut, tetapi kondisinya mungkin ya (sudah digigit buaya), akhirnya si korban ditarik ke bawah, ke arah lebih dalam," terangnya.

Hamka menyebut buaya menyeret tubuh korban ke tengah sungai hingga mencapai jarak 1 km. Korban baru ditemukan warga setelah menyisir aliran sungai selama satu jam.

"Dari tempat kejadian ke tempat korban ini (ditemukan) kurang lebih satu kilo (km). Kurang lebih satu jam (pencarian)," kata Hamka.

Namun nahas, korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah diperiksa, korban mendapat luka robek akibat terkaman buaya di bagian punggung.

"Korban didapat dalam keadaan meninggal," ujarnya.