Di tanah kelahirannya itu, ia harus memulai segalanya dari nol dengan menerima tawaran pekerjaan di unit gawat darurat rumah sakit komunitas setempat.
Bukannya mendapat fasilitas memadai dan rekan kerja elite, Zhengliang justru dihadapkan dengan sekumpulan tenaga medis lokal yang inkonvensional dan kerap dianggap tidak bisa diandalkan.
Namun, alih-alih menyerah pada keadaan, sang dokter tersebut perlahan merangkul kelompok medis pinggiran di kota kelahirannya itu.
Ia pelan-pelan sukses mengubah mereka menjadi tim yang solid dan penuh gairah untuk bahu-membahu menangani krisis kesehatan nyata yang mendera warga pelosok desa.