Menurut Bambang komunikasi dengan pihak keluarga korban tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui Kepala Dusun setempat.

Hal tersebut dengan mempertimbangkan kondisi psikologis keluarga yang sedang mengalami kedukaan, sehingga proses komunikasi dilakukan dengan kepala dusun.

AP ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Dusun Lirikelang, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten. Sikka, NTT pada Selasa (20/10) malam sekitar pukul 21.13 wita.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya yakni Anastasia Jupita (33) dalam kondisi tergantung di tiang pada atap dapur menggunakan tali rafia warma hitam.

Ibu korban menyampaikan pada Selasa (20/10) sekitar pukul 19.00 saat itu sedang menidurkan adik korban yang berusia 5 tahun. Setelahnya ibu korban bangun sekitar pukul 21.00 lalu menuju ke dapur dan mendapati korban telah gantung diri.

Disampaikan Bambang dari keterangan ibu korban juga menyampaikan bahwa pada Selasa (20/10) sekitar pukul 07.00 wita, korban sempat meminta kepada ibunya telepon seluler untuk dibawa ke sekolah. Tapi permintaan tersebut tidak dipenuhi.

"Sekitar pukul 07:00 wita, korban meminta handphone kepada ibu korban atau saksi satu untuk di bawah ke sekolah, namun tidak diperbolehkan oleh ibu korban," kata Bambang mengulangi keterangan ibu korban.