NADIKABAR.COM — Lima Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang melayani wilayah Banyuwangi dan Situbondo mengalami keterbatasan stok. Keterbatasan stok terjadi karena adanya keterlambatan pengisian LPG akibat demo sengketa lahan oleh warga dengan memblokir akses jalan masuk PT Misi Mulia Petronusa (MMP) sejak Rabu (26/8/2026).
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan Pertamina terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat atas situasi yang dialami anak perusahaan Bosowa Energasindo itu.
Menurut Ahad, kondisi tersebut turut memengaruhi proses pengisian skid tank LPG untuk sejumlah SPBE di wilayah Banyuwangi dan Situbondo.
"Berdasarkan pemantauan sementara, dari delapan SPBE yang melayani wilayah Banyuwangi dan Situbondo, lima SPBE mengalami keterbatasan stok. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pelayanan apabila pasokan belum dapat diterima dalam waktu dekat," jelas Ahad, Sabtu (29/8/2026).