Lebih lanjut, Ahad menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan stok dan penyaluran LPG di Banyuwangi dan Situbondo serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar operasional pengisian dapat segera kembali berjalan dan kebutuhan LPG masyarakat tetap terpenuhi.

Sebagai solusi, Pertamina berkoordinasi dengan manajemen PT MMP Bosowa agar operasional pengisian skid tank dapat segera kembali berjalan. Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk mendukung kelancaran dan keamanan proses distribusi.

"Pertamina telah menyiapkan skenario distribusi alternatif dengan mempertimbangkan ketersediaan armada, stok di masing-masing SPBE, serta kondisi akses jalan. Langkah ini dilakukan agar penyaluran LPG tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan distribusi," tambah Ahad.