NADIKABAR.COM — teki meninggalnya seorang pria asal Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang yang bernama Dion (27) masih menjadi misteri.
Peristiwa ini baru ramai di jagat maya, pada Minggu (30/8/2026), jenazah korban diketahui ditemukan pada Senin (24/8/2026) sekira pukul 13.00 WIB di saluran irigasi persawahan, tak jauh dari rumah korban.
Ibu korban, Maryati menuturkan, sang anak sempat dinyatakan hilang selama satu malam, usai jadi panitia lomba Agustusan pada Minggu (23/8/2026) tak kelihatan pulang ke rumah.
"Minggu kemaren abis lomba dia jadi panitia mulainya kan Minggu (23) sore, sampe malem, orang-orang pada balik anak saya kagak balik," kata Maryati, saat diwawancara NadiKabar, Senin (31/8/2026).
Maryati sempat khawatir dan bertanya pada teman-teman korban, namun ia tak menaruh curiga sebab anaknya sudah dewasa. Esoknya, Maryati dikejutkan oleh teriakan tetangga yang mengatakan bahwa jasad anaknya ditemukan di saluran irigasi.
"Saya sempat tanya ke teman-temannya kenapa udah jam 10 malam Dion belum pulang tapi barangkali masih ada kerjaan jadi saya gak cariin. Tapi besoknya (Senin 24 Agustus), saya kaget tetangga pada lari ke sungai katanya ada mayat Dion," paparnya.
Maryati hanya bisa tersungkur menangis, karena tak kuat melihat jasad buah hatinya. Ia lantas melihat jasad Dion setelah dimandikan dan ditemukan fakta bahwa anaknya meninggal dengan tidak wajar.
"Saya lihat pas mandiin, ada luka tusukan. Matanya berdarah-darah, saya gak kuat lihatnya apalagi Dion berangkat tanpa pamitan, saya cuma tau dari temennya lagi lomba agustusan," kata dia.
Maryati sempat menunggu Dion hingga pukul 01.00 WIB, pada Senin (24/8/2026) dan sempat bertanya kepada anak tetangganya yang merupakan teman sebaya Dion, namun mereka tak mengetahui di mana posisi Dion.
"Saya sempet tunggu sampe jam 1 malem saya tanya lagi ke tetangganya kok anak saya belum balik, tapi katanya gak tahu saya khawatir tapi saya gak bisa jalan jauh buat nyari," ucap Maryati.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Karawang AKP Muhammad Nazal Fawwaz menuturkan, pihaknya telah melakukan upaya hukum setelah adanya laporan resmi.
"Polresta Karawang menindaklanjuti laporan yang masuk pada tanggal 29 Agustus, dan kemarin kami tim sudah bergerak melakukan upaya penanganan," kata Nazal saat dihubungi NadiKabar.
Bahkan pihaknya turut melakukan ekshumasi setelah adanya laporan resmi dari keluarga korban, kendati korban ditemukan sudah sepekan yang lalu.
"Iya prisipnya, ekshumasi dilakukan setelah laporan polisi masuk, dan merupakan bagian dari penanganan perkara. Karena watu kejadian belum ada LP masuk," pungkasnya.