"Ketika harusnya makan tapi enggak ada makanan, akhirnya yang dia olah itu dinding lambungnya, makanya jadi nyeri," sambungnya.
Kondisi tersebut yang menjadi alasan utama mengapa orang dengan penyakit gastritis maupun GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sangat dilarang telat makan. Meski begitu, aturan ini sebenarnya berlaku untuk semua orang guna mencegah timbulnya gangguan pencernaan di kemudian hari.
Mengenai toleransi pergeseran waktu makan, dr Yaze menjelaskan beberapa batasan penting yang perlu diperhatikan: