NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS akan "mengurusi" Kuba setelah menuntaskan perang melawan Iran. Trump membangkitkan potensi intervensi militer terhadap Kuba, dengan mengisyaratkan kapal-kapal perang AS yang kembali dari perang Iran dapat singgah di lepas pantai pulau tersebut.

"Kita akan mengurusi Kuba dalam perjalanan pulang dari Iran. Kita akan singgah sebentar di sana," cetus Trump saat berbicara dalam kampanye pemilu sela untuk Partai Republik di Florida, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (24/10/2026).

Trump dalam pernyataannya bahkan memaparkan skenario di mana kapal-kapal perang AS akan melewati Kuba, dan salah satu kapal akan berhenti di dekat pesisir pulau tersebut, sembari menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio akan diutus untuk merampungkan sebuah kesepakatan.

"Sebenarnya, yang akan kita lakukan terhadap Kuba adalah saat kita kembali dari Iran, kapal-kapal yang indah itu akan melewati Kuba. Salah satu kapal akan berhenti sekitar 50 yard (45 meter) dari pesisir. Mereka akan mengangkat tangan, kemudian kita akan mengutus Marco Rubio untuk menuntaskan kesepakatannya," ucap Presiden AS itu.