Puntodewi berharap, potensi transaksi yang tercatat pada keikutsertaan perdana ini dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan negosiasi lanjutan dengan calon buyer. Dengan demikian, peluang selama pameran dapat berkembang menjadi kerja sama dagang yang berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat Program Campuspreneur dalam rangkaian TEI ke-41 adalah Word Wise, perusahaan rintisan di bidang pembelajaran bahasa yang dikembangkan sejak 2023 di Telkom University. Word Wise mengembangkan pembelajaran speaking berbagai bahasa asing melalui gim interaktif.
CEO Word Wise, Moses mengatakan Campuspreneur membantu memperluas jejaring dan membuka akses pasar internasional, salah satunya melalui LOI dengan mitra dari Belanda pada TEI ke-41.
"Dari Campuspreneur, banyak sekali yang kami dapatkan, terutama dari sisi jejaring. Salah satunya kami mendapat LOI dengan pihak Belanda. Ini menjadi salah satu langkah bagi kami untuk mulai melihat dan mengembangkan pasar di luar Indonesia," kata Moses.
Campuspreneur merupakan bagian dari program 'Dari Lokal untuk Global' yang diinisiasi Kemendag. Melalui program ini, pelaku usaha yang terhubung dengan perguruan tinggi didorong untuk meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus mempersiapkan produk dan strategi untuk memasuki pasar ekspor.
TEI 2026 merupakan pameran dagang terbesar di Indonesia yang mengusung tema 'The Ultimate Hub for Global Sourcing'. Ajang ini menjadi platform bisnis antarpelaku usaha (business-to-business/B2B) yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer internasional untuk memperkenalkan produk unggulan dan membuka peluang kerja sama dagang lintas negara.