Utang pemerintah itu terdiri atas dua jenis yakni surat berharga negara (SBN) dan pinjaman.

Mayoritas utang pemerintah per akhir September 2026 didominasi oleh instrumen SBN yakni Rp 8.962,40 triliun atau 86,79%, sisanya pinjaman yakni Rp 1.364,53 triliun atau 13,21%.

"Komposisi utang pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 86,79%," jelas DJPPR.