Friderica mengungkap tingkat risiko kredit bermasalah sebesar 5,36 persen menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam perkembangan industri tersebut.

"Tingkat risiko kredit bermasalah secara agregat Sebesar 5,36 persen," ucapnya

Selain industri pinjol, Friderica turut memaparkan kondisi industri perusahaan pembiayaan yang tercatat sebesar Rp513,34 triliun.