Dahulu, butuh beberapa abad bagi populasi di dunia untuk berlipat ganda. Namun, selisih waktu tersebut semakin mengecil. Foerster memperkirakan bahwa jika tren ini berlanjut, akan tiba masanya selisih waktu penggandaan akan menjadi nol. Kondisi ini akan menciptakan realitas kehidupan yang tidak layak huni.
Meski demikian, pada kenyataannya populasi manusia di dunia masih jauh dari yang dibayangkan Foerster. Para ahli demografi menegaskan bahwa pertumbuhan populasi dunia tidak lagi secepat era 1960-an.
Estimasi US Census Bureau tahun 2026 menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan populasi global tahunan mencapai 2,2 persen pada tahun 1963, dan melambat menjadi sekitar 0,84 persen pada 2026.
Pada era 1960-an, populasi manusia berlipat ganda setiap 32 tahun. Sementara itu, dengan laju pertumbuhan saat ini, dibutuhkan waktu sekitar 83 tahun lagi bagi populasi manusia untuk berlipat ganda.