NADIKABAR.COM — Vivo V80 Lite resmi dirilis di Indonesia pada Selasa (20/10). Smartphone ini mengusung kapasitas baterai 10.000mAh yang diklaim dapat dijadikan sebagai powerbank.

Head of Product Vivo dan iQOO Calvin Nobel menyebut Vivo V80 Lite menjadi varian pertama dari seri V yang mengusung kapasitas baterai 10.000mAh di Indonesia.

"Kami menghadirkan baterai 10.000mAh, ini merupakan kapasitas baterai terbesar yang pertama kali kami hadirkan di Indonesia untuk seri Vivo," kata Calvin dalam acara bersama media di Jakarta, Selasa (20/10).

Keunggulan lainnya ialah baterai ini dilengkapi dengan kemampuan reverse charging. Teknologi ini diklaim memungkinkan Vivo V80 Lite dijadikan sebagai powerbank untuk mengisi daya perangkat lain.

Berdasarkan skenario pengujian internal, Vivo V80 Lite dapat digunakan untuk mengisi daya smartphone lain hingga dua kali dan perangkat TWS hingga 11 kali pengisian daya.

Calvin turut membeberkan perbedaan kapasitas baterai 10.000mAh yang dibawa oleh Vivo V80 Lite dengan perangkat lainnya. Lantas, apa yang menjadi pembeda?

Menurut penjelasan Calvin, baterai 10.000mAh pada Vivo V80 Lite mendapat gelar Guinness World Records untuk rekor siaran langsung pengujian produk elektronik terlama lewat pengujian daya tahan baterai selama 32 jam 37 menit.

Calvin menyebut pengujian ketahanan baterai yang dilakukan bukan sekadar mengukur berapa lama layar menyala, namun melalui simulasi penggunaan sehari-hari yang mencakup menonton film, bermain gim, navigasi, hingga kualitas jaringan.

"Tim global melakukan pengujian ini secara terus-menerus. Ada empat orang yang bergantian menguji supaya pengujiannya tidak terputus. Hasil pengujiannya berlangsung selama 32 jam," jelas Calvin.