Sementara itu Kepala Balai Bahasa Sultra Dewi Pridayanti menjelaskan rangkaian peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2026 telah berlangsung sejak 1 Oktober dengan mengusung semangat Trigatra Bangun Bahasa.
“Bahasa Indonesia menyatukan kita, bahasa daerah menjaga akal dan identitas kita, sedangkan bahasa asing membuka jalan untuk menjangkau dunia yang lebih luas,” jelas Dewi.
Puncak peringatan tersebut antara lain dirangkai dengan kegiatan pengumuman pemenang berbagai lomba, penampilan musikalisasi puisi dari SMAN 1 Kendari dan SMAN 2 Konawe Selatan, serta peluncuran produk kolaborasi Balai Bahasa Sultra.