Setelah ditetapkan tanggap darurat bencana, proses pemadaman akan dilakukan menggunakan water bombing dari Polda Jateng.

"Dan kita coba besok pagi cuaca terang akan kita coba langsung dengan water bombing. Untuk itu bantuan dari Polda Jateng," ucapnya.

Untuk mempercepat proses pemadaman di area gunungan sampah yang mencakup Blok B, C, dan D, kekuatan personel di lapangan akan ditambah dari Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tenaga tambahan ini datang dari unsur TNI, Polri, serta elemen relawan termasuk SAR UNS.

"Tadi juga ada bantuan dari Kabupaten Semarang, dari Kota Semarang, dari High Pressure, dari Kabupaten Klaten, dan seluruh jajaran Damkar di Jawa Tengah yang membantu, saya ucapkan banyak terima kasih, matur nuwun sangat," jelasnya.