Dalam pembinaan kepemudaan, Wiyagus menerangkan Kemendagri berperan sebagai pembina umum penyelenggaraan pemda, sedangkan Kemenpora menjadi pembina teknis. Untuk memperkuat pemberdayaan pemuda, Kemendagri siap berkolaborasi dengan Kemenpora dalam mendorong program kepemudaan hingga ke daerah.
Wiyagus juga mengajak Pemda membangun tata kelola kepemudaan yang kolaboratif dengan melibatkan DPRD, akademisi, media, tokoh agama, masyarakat, dan komunitas pemuda agar generasi muda memiliki ruang untuk mengembangkan diri, menyampaikan aspirasi, serta menghasilkan gagasan dan inovasi yang menjawab kebutuhan daerah.
"Kolaborasi ini harus menjadi ruang nyata bagi para pemuda, bukan hanya sifatnya seremonial," tegas Wiyagus.
Terakhir, Wiyagus mengajak para pemuda untuk terus menjaga semangat dan mempersiapkan diri untuk mengambil peran dalam kepemimpinan bangsa. Wiyagus berharap generasi muda yang hadir saat ini dapat menjadi bagian dari pemimpin masa depan yang turut mewujudkan Indonesia Emas 2045 serta masyarakat yang adil dan makmur.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh Menpora Erick Thohir, Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.