NADIKABAR.COM — Dua celah keamanan kritis PHP yang dikenal sebagai PHP2Shell membuat pemilik website WordPress perlu meningkatkan kewaspadaan. Kerentanan ini berpotensi memungkinkan hacker mengambil alih server tanpa memerlukan akun maupun kata sandi. Lantas, apakah website berbasis WordPress aman dari ancaman tersebut?
Jawabannya, website WordPress juga berpotensi terdampak PHP2Shell apabila server menggunakan PHP yang belum mendapatkan patch keamanan. Risiko ini terutama perlu diwaspadai pengguna PHP versi lama, khususnya sebelum 8.2 yang sudah tidak mendapat pembaruan keamanan dari proyek PHP.
WordPress.org bahkan telah mengeluarkan peringatan resmi melalui pengumuman bertajuk Critical PHP Security Release, Rabu (21/10/2026).
"Mengingat tingkat keparahan masalah ini, pemilik situs dianjurkan segera memperbarui instalasi PHP mereka," demikian imbauan WordPress.org, diterjemahkan dari pengumuman resminya.
Dua kerentanan PHP2Shell teridentifikasi sebagai CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Keduanya memiliki tingkat keparahan 9,2 dari skala 10 berdasarkan CVSS 4.0.
WordPress menegaskan bahwa PHP2Shell bukan kerentanan yang secara khusus ditemukan pada sistem manajemen konten (CMS) miliknya.