Zayn mengaku bersyukur bisa meraih pencapaian besar tersebut pada usia yang masih sangat muda. Namun, ia menyadari keberhasilan di Mandalika bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk terus mengasah kemampuan.

"Senang dan bersyukur sekali bisa meraih hasil ini di usia saya yang masih 14 tahun. Terima kasih kepada tim, para mekanik, coach, dan keluarga yang selalu mendukung saya. Saya sadar masih banyak yang harus dipelajari dan masih banyak hal yang perlu saya tingkatkan sebagai pembalap," ujar Zayn dalam keterangan persnya.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dan tidak cepat berpuas diri. Zayn memiliki ambisi untuk mengembangkan karier hingga mampu bersaing di ajang internasional.

"Target saya bukan hanya menjadi juara di Indonesia, tetapi juga bisa berkembang ke level yang lebih tinggi dan suatu hari nanti mendapatkan kesempatan untuk membawa nama Indonesia di ajang balap internasional. Saya tahu perjalanan menuju ke sana tidak mudah. Karena itu, saya ingin terus belajar, menjaga disiplin, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menjadi pembalap yang lebih baik," tambahnya.