Tak berselang lama, seorang rekan Aipda Eka menghubungi dan mengaku mengenali raut wajah pelaku. Mendapat petunjuk berharga, Aipda Eka langsung mengontak nomor pengurus panti yang tertera di Facebook untuk melakukan pendalaman dan menyebar nomor teleponnya kepada jaringan warga jika ada yang melihat keberadaan pelaku.

Titik terang kian benderang saat Aipda Eka menerima laporan bahwa pelaku terdeteksi tengah melintas di kawasan Caringin Cikukulu, Sukabumi, dengan mengendarai sepeda motor.

"Guna menyergap pelaku, saya berkoordinasi dengan para pemuda dan warga setempat. Strategi pembagian tugas pun disusun, sebagian warga dan pemuda bersiaga mengadang di Terminal Akhir Cibaraja, sementara saya memilih menunggu di titik pemberhentian angkot sekitar Alun-alun Cisaat," kata Aipda Eka kepada NadiKabar, Minggu (6/9/2026).

Setelah mengintai selama beberapa jam, sosok yang dicari akhirnya muncul. Pelaku terlihat turun dari angkot jurusan 08 di area Alun-alun Cisaat dan diduga tengah menunggu jemputan. Tanpa memberi ruang untuk melarikan diri, Aipda Eka dengan sigap langsung menghampiri dan membekuk pelaku di lokasi.