Menurut dr Maya, pemeriksaan CT Calcium Score paling sering direkomendasikan untuk individu yang belum jelas tingkat risiko kardiovaskularnya.
Sebagai contoh, seseorang yang tidak memiliki keluhan sakit dada dan hasil tes EKG atau USG jantungnya tampak normal, tetapi memiliki faktor risiko signifikan seperti riwayat penyakit jantung dalam keluarga atau kadar kolesterol yang sangat tinggi.
Pemeriksaan ini membantu memastikan apakah sudah ada ancaman penumpukan plak kalsium di dalam pembuluh darah mereka.
Namun, meski sangat efektif untuk mendeteksi adanya masalah pada jantung secara dini, dr Maya mengimbau pasien tidak langsung merasa aman apabila memperoleh skor kalsium nol (0).
"Harus hati-hati. Kalaupun misalnya skornya 0, belum tentu dia mutlak aman atau risikonya mutlak 0. Bisa jadi plak atau keraknya itu baru terbentuk," katanya.
"Kalau sesuatu yang baru, deposit kalsiumnya belum banyak, jadi belum bisa kita tangkap dengan perhitungan kalsium skor ini," tegasnya.