American Heart Association menyebut pengurangan gula tambahan dapat membantu mengurangi kalori dan mendukung pengelolaan berat badan.

Berat badan dapat lebih mudah dikontrol

Mengurangi gula bukan berarti berat badan otomatis turun dalam beberapa hari. Namun, jika pengurangan gula membuat total asupan kalori menjadi lebih rendah dan pola makan secara keseluruhan tetap seimbang, berat badan dapat lebih mudah dikendalikan.

WHO menyebut konsumsi free sugars yang lebih rendah berkaitan dengan berat badan yang lebih rendah, sementara peningkatan konsumsi gula berkaitan dengan kenaikan berat badan.

Karena itu, mengurangi gula akan lebih efektif jika dibarengi dengan pola makan yang tetap mencukupi kebutuhan protein, serat, vitamin, mineral dan zat gizi lainnya.

Kesehatan gigi ikut mendapat manfaat

Ini salah satu manfaat yang cukup jelas.

Bakteri di dalam mulut dapat memanfaatkan gula dan menghasilkan asam yang berkontribusi terhadap kerusakan gigi. Karena itu, semakin sering gigi terpapar gula bebas, semakin besar pula perhatian yang perlu diberikan terhadap risiko karies.

WHO menyebut pembatasan konsumsi free sugars hingga kurang dari 10 persen energi harian dapat menurunkan risiko kerusakan gigi. Pengurangan hingga kurang dari 5 persen dapat memberikan manfaat tambahan.

Risiko kesehatan akibat konsumsi gula berlebihan dapat ditekan

Mengurangi gula bukan obat untuk semua masalah kesehatan. Namun, konsumsi gula tambahan secara berlebihan memang berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan.