NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami 155 Hari Tanpa Hujan (HTH), sementara hujan mulai mengguyur delapan kecamatan di wilayah Bima dan Dompu.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin Bima Moch. Syaiful Annas mengatakan kondisi tersebut menunjukkan hujan mulai terjadi di sejumlah wilayah meskipun kekeringan berkepanjangan masih menjadi perhatian.

"Berdasarkan pemutakhiran Dasarian II Oktober 2026 dari Stasiun Klimatologi NTB, Kecamatan Bolo mencatat periode HTH terpanjang selama 155 hari sejak 18 Mei 2026," katanya kepada NadiKabar di Bima, Selasa.

Ia menjelaskan periode panjang tanpa hujan tersebut menggambarkan kondisi kekeringan meteorologis yang perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi ketersediaan air dan meningkatkan kerentanan vegetasi terhadap kebakaran.

Di sisi lain berdasarkan pemantauan radar cuaca Stasiun Meteorologi Bima, pada Selasa (27/10) hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terpantau terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bima dan Dompu.