"Delapan kecamatan tersebut meliputi Langgudu, Monta, Donggo, Madapangga, dan Lambitu di Kabupaten Bima, serta Pekat, Pajo, dan Woja di Kabupaten Dompu," ujarnya.

Annas mengatakan hujan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah merupakan perkembangan kondisi cuaca yang perlu terus dipantau setelah periode kemarau berkepanjangan. Namun turunnya hujan di beberapa kecamatan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kondisi kekeringan telah berakhir secara menyeluruh.

Hal itu karena distribusi curah hujan dapat berbeda antar-lokasi, baik dari segi intensitas, durasi, maupun cakupan wilayah.

Selain berpotensi membantu mengurangi dampak kekeringan, hujan juga dapat berkontribusi terhadap berkurangnya partikel di atmosfer yang menyebabkan fenomena udara kabur di wilayah Bima dan Dompu.

Menurut dia, partikel yang melayang di udara dapat terbawa turun bersama air hujan melalui proses deposisi basah sehingga berpotensi memperbaiki jarak pandang.