NADIKABAR.COM β Calvin Verdonk jadi Man of The Match (MOTM) saat Lille menghadapi Bodo/Glimt di Liga Champions. UEFA punya alasan tersendiri memilih bek Timnas Indonesia itu.
Pekan keempat Liga Champions mempertemukan Bodo/Glimt vs Lille, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Pertandingan yang berlangsung di Aspmyra Stadion itu berakhir imbang tanpa gol.
Verdonk bermain penuh mengisi slot bek kiri Lille. Dia tampil solid dengan mencatatkan 4 tekel, 3 sapuan, dan sekali intersep.
Tak cuma bagus dalam bertahan, Verdonk juga ikut membantu mengalirkan bola ke depan. Bek berusia 29 tahun itu membuat 3 umpan kunci, mengirim 3 percobaan bola panjang yang mengarah ke rekan setim, serta menorehkan akurasi passing mencapai 83 persen.
Performa oke Verdonk melawan Bodo/Glimt membawanya meraih penghargaan MOTM. Dia pun menorehkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang menyabet MOTM di Liga Champions.
Grup Pengamat Teknis UEFA memberikan alasan memilih Verdonk sebagai MOTM duel Bodo/Glimt vs Lille. Verdonk dinilai efektik dalam bertahan dan menyerang.
"Saat menguasai bola dia bermain bagus di area sayap, mengoper dan menerima bola secara efektif, dan selalu siap untuk segera bergabung dalam serangan," Grup Pengamat Teknis UEFA mengungkapkan dalam laman resmi Liga Champions.
Calvin Verdonk est Γ©lu homme du match face Γ BodΓΈ/Glimt π #BODLOSC https://t.co/r588wYSC3g
"Saat tidak menguasai bola, dia unggul dalam lari pemulihan saat transisi, dan efektif dalam duel dan bertahan di area sayap," jelasnya soal Calvin Verdonk.
Hasil imbang 0-0 di markas Bodo/Glimt menandakan Lille pulang membawa satu poin. Ini menjadi poin pertama Les Dogues di Liga Champions musim ini setelah pada 3 laga sebelumnya tumbang.