Acar juga bisa menjadi sumber natrium yang tidak disadari. Satu potong acar dill berukuran sekitar 28 gram mengandung sekitar 241 mg natrium.

Sementara satu acar ukuran sedang dapat mengandung sekitar 561 mg natrium atau 24 persen dari batas harian.

Saus yang digunakan untuk menambah cita rasa makanan juga dapat menyumbang banyak natrium.

Kecap asin termasuk yang paling tinggi. Satu sendok makan atau sekitar 15 ml kecap asin mengandung sekitar 1.024 mg natrium, setara 44 persen dari batas harian.

Saus barbeque juga mengandung natrium cukup tinggi, yakni sekitar 395 mg dalam dua sendok makan.

Saus tomat kemasan juga sebaiknya tidak luput dari perhatian. Rasanya memang tidak selalu terasa sangat asin, tetapi kandungan natriumnya dapat cukup tinggi.

Dalam seperempat cangkir atau sekitar 62 gram saus tomat terdapat sekitar 321 mg natrium atau 14 persen dari batas harian.

Roti mungkin tidak dianggap sebagai makanan asin. Namun, jika dikonsumsi beberapa porsi dalam sehari, kandungan natriumnya dapat terakumulasi.

Bagel berukuran besar bahkan rata-rata mengandung sekitar 400 mg natrium per buah atau 17 persen dari batas harian.

Pizza menjadi contoh makanan yang kandungan natriumnya berasal dari banyak bahan sekaligus, mulai dari adonan, saus, keju hingga daging olahan.

Satu potong pizza beku berukuran sekitar 140 gram rata-rata mengandung 765 mg natrium. Pizza yang dibuat di restoran dengan ukuran serupa rata-rata mengandung 957 mg natrium atau sekitar 41 persen dari batas harian.

Sandwich juga dapat menjadi makanan tinggi natrium karena terdiri dari beberapa bahan yang masing-masing menyumbang natrium, seperti roti, daging olahan, keju dan saus.