Kalimantan Tengah mencatat area yang masih ditangani paling luas, yakni 389,39 hektare, disusul Sumatra Selatan 108,50 hektare dan Jambi 64,50 hektare.

Di Kalimantan Selatan, masih tersisa 7,50 hektare lahan yang ditangani, sedangkan di Kalimantan Barat tersisa 0,19 hektare. Seluruh lahan terdampak karhutla seluas 3,30 hektare di Riau dilaporkan telah berhasil dipadamkan.

BNPB juga mengerahkan operasi udara dan darat untuk menangani karhutla. Pemerintah menyiapkan 49 armada udara, terdiri atas 32 unit untuk pengeboman air (water bombing) dan 17 pesawat patroli maupun operasi modifikasi cuaca.

Di darat, lebih dari 60 ribu personel gabungan dikerahkan di enam provinsi prioritas.