Dokter spesialis jantung sekaligus profesor madya kedokteran di University of South Florida, Bibhu Mohanty, MD, menjelaskan bahwa kalium membantu merelaksasi otot polos yang melapisi pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Mineral tersebut juga membantu tubuh membuang kelebihan natrium melalui urine.

Selain kalium, bayam mengandung nitrat alami yang dapat diubah oleh tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa tersebut membantu melebarkan pembuluh darah sehingga berpotensi mendukung penurunan tekanan darah.

Bayam matang juga menyediakan sekitar 157 miligram magnesium per cangkir atau 37 persen dari kebutuhan harian. Mineral ini turut berperan dalam menjaga fungsi otot dan kesehatan kardiovaskular.

Meski demikian, konsumsi bayam perlu diperhatikan oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu, terutama penyakit ginjal kronis. Dokter spesialis jantung di Manhattan Cardiology, Amit Blumfield, MD, mengingatkan bahwa asupan kalium yang tinggi dapat menjadi perhatian bagi kelompok tersebut.