NADIKABAR.COM — Pihak keluarga korban kasus dugaan praktik aborsi ilegal yang dilakukan salah satu rumah sakit di Kota Mataram mendesak oknum dokter untuk segera diberi sanksi. Pasalnya, oknum dokter tersebut sempat berusaha mencari keberadaan korban, setelah viralnya pemberitaan.
"Sebelum oknum dokter ini ketemu dengan korban, korban sudah kita amankan dulu di rumah aman. Informasi terakhir, oknum dokter sempat berusaha mencari keberadaan korban," kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Jok Jumadi, saat dikonfirmasi NadiKabar, Kamis (3/9/2026).
Joko menyebut pihak keluarga korban mendesak agar kasus dugaan praktik aborsi ilegal yang dilakukan oknum dokter berinisial dr IKS segera diberi sanksi tegas.
Tak hanya itu, Joko berujar, bahwa pihak keluarga korban berharap adanya perlindungan kepada sang anak. "Keluarga menghendaki kasusnya tetap berjalan dan dokter mendapatkan sanksi," ujarnya.