NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat minat korporasi atau perusahaan untuk mencari pendanaan di pasar modal Indonesia masih menunjukkan tren yang kuat di tengah dinamika pasar global.

Data itu berasal dari Laporan Perkembangan Sektor Jasa Keuangan dan Pasar Modal Indonesia.

OJK mengungkap ada rencana penghimpunan dana sebesar Rp26,24 triliun dari perusahaan-perusahaan yang bersiap melakukan penawaran umum. Mayoritas berasal dari penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Lalu hingga 27 Oktober 2026, total penghimpunan dana di pasar modal berhasil mencapai Rp202,04 triliun yang didukung oleh total 974 emiten terdaftar.